Sabtu, 09 Februari 2013

ISTILAH UMUM di ANDROID

Berikut adalah istilah-istilah umum yang sering digunakan orang dalam menjalankan aktifitas yang berhubungan dengan Android.









BOOTLOADER---
adalah sebuah program kecil yang berjalan lebih dulu sebelum Android OS di unggah ke memory
Bentuk menu bootloader berbeda-beda untuk tiap Android device, Sebagaimana layaknya menu bootloader di CPU ( ambil contoh BIOS pada windows)
menu bootloader di Android juga membutuhkan keypress tertentu atau kombinasi penekanan tombol tertentu untuk dapat mengaksesnya.
Untuk Bootloader yang di kunci (Locked) maka menu bootloader tidak dapat diakses, kombinasi tombol power + tombol lain tidak dapat berfungsi, Sehingga akibatnya proses Flashing ROM tidak dapat dilakukan, diberbagai forum untuk membuka kunci ini diperlukan rekayasa terhadap file bootloader.
Untuk Bootloader yang tidak dikunci (unlocked), menu bootloader di android dapat diakses dengan tombol tertentu, Download menu dan Recovery dapat diakses sebelum OS di load ke memory. Proses Flashing dan Install Custom ROM cenderung mudah dilakukan untuk bootloader tipe ini (contoh GTAB 8,9)

RECOVERY MODE---
Salah satu menu Bootloader yang dimiliki oleh beberapa device android dengan unlocked bootloader.
berfungsi untuk
melakukan Update Firmware dengan file update berada di dalam Handset.
Melakukan Backup file Secara keseluruhan dan tersimpan di storage handset
Melakukan format partisi/ dan penghapusan file
Merestore ke system yang sudah di backup sebelumnya.
Melakukan reset factory

DOWNLOAD MODE---
Salah satu menu Bootloader yang dimiliki oleh beberapa device android dengan unlocked bootloader.
berfungsi untuk
memungkinkan terjadinya proses download data ketika proses sebelum booting dilakukan (hal ini berguna saat melakukan proses Flashing ROM)
Membuat ODIN berguna sebagai tools Flashing

APK---
Format file yang digunakan untuk mendistribusikan dan menginstall sebuah aplikasi dalam Google Android Operating System. APK file dibuat/dicompile, dan seluruh bagiannya di gabungkan dalam satu paket bernama .apk mirip dengan paket .jar/.rar. Dalam SAtu paket .apk, biasanya akan terdiri dari .dex files, Resources, Assets, Certificate dan Manifest File.


DALVIK CACHE---
Dalvik merupakan virtual machine yang menjadi layer/lapisan antara aplikasi dan sistem operasi. Dimana di dalam file aplikasi yang memiliki ekstensi .apk terdapat beberapa tipe file, diantaranya resource, assets, xml dan dex. Nah file dex ini lah yang asalnya diprogram dengan menggunakan bahasa Java. File dex ini akan dijalankan oleh Dalvik Virtual Machine untuk melakukan berbagai macam aktifitas, mulai dari menampilkan User Interface, akses Internet, menjalankan audio, memanggil kamera, dan sebagainya. Semua akses yang dilakukan oleh aplikasi tersebut harus melalui Dalvik Virtual Machine terlebih dahulu.
Jadi boleh kita katakan kalau file dengan ekstensi .dex tersebut adalah file executable untuk Android, yang bila kita berbicara tentang sistem operasi windows, maka file .dex sama seperti file .exe pada windows
File .apk sebenarnya merupakan file arsip dengan format zip yang dirubah namanya. Seperti Kita ketahui, untuk mengakses kontent/file yang berada pada file zip, Kita harus melakukan unzip terlebih dahulu, Hal ini akan menyebabkan waktu untuk mengakses data di dalamnya menjadi lama, karena itu Dalvik memiliki fasilitas untuk melakukan cache, dimana file .dex yang berada dalam .apk tersebut akan di-unzip dan disimpan dalam direktori dalvik-cache yang biasanya berlokasi di "/data/dalvik-cache".
Proses unzip file .dex tersebut akan dilakukan ketika user melakukan instalasi aplikasi yang dimaksud. Sehingga ketika user membuka aplikasi tersebut, sistem tidak akan mengakses data .dex pada file .apk, tapi akan langsung mengaksesnya di dalam dalvik-cache.


DEODEX---
Deodex/Deodexing adalah proses pemaketan kembali sebuah apk yang sebelumnya terpisah dalam dua file .apk dan .odex sehingga menjadi satu dalam satu file.apk saja..(file odex diubah menjadi .dex files dan menjadi satu dalam package .apk), Tujuannya agar dalam proses customisasi ROM, developer tidak perlu memusingkan konflik yang terjadi akibat odex files yang terpisah.
Namun karena tujuan dari odex ada untuk optimalisasi proses booting, biasanya custom ROM yang sudah mengalami deodexing akan berjalan lebih lama dalam proses bootingnya...


ODEX---
Dalam file system apk (Lihat istilah .apk..), ada sebuah file bernama dex files yang terintegrasi di dalam paket apk. Odex files adalah files dex yang dipisahkan dari paket apknya dengan tujuan untuk optimasi dalam proses booting..(seperti prefech files di windows)
Bagi develepor Custom ROM hal ini juga membuat proses hacking terhadap sebuah .apk menjadi lebih sulit karena ada bagian program yang terpisah dari paketnya.
sumber

FIRMWARE---
Mengambil contoh varian Windows maka yang dikatakan OS adalah windows XP , sedangkan Firmwarenya adalah versi Windows XP nya, contoh Windows XP service pack 2 dan service pack 3..dsb
Jika di implementasikan di Android , maka OS = 2.2 ( Android Gingerbrand) dan firmwarenya adalah

SAMSUNG LETTER CODE---
Adalah sebuah tata cara penamaan Firmware yang dilakukan samsung dalam setiap release resminya
Dalam Satu kode penamaan Firmware ataupun Kernelnya, Diikuti dengan kode huruf yang melambangkan, Kode Produk, Kode Wilayah, Tahun dibuat, Bulan Dibuat , dan Versinya.

KERNEL---
Secara umum Kernel adalah inti dari sebuah OS yang berfungsi menghubungkan hardware dan aplikasi /software secara aman. Kernel berisi informasi hardware atau sebagai driver bagi device yang bersangkutan. Contoh: pake program di perangkat handphone, sebenarnya kita sedang memerintahkan Kernel untuk mengontrol hardware dengan interface Dari software lain.
Yang dikontrol oleh Kernel yaitu cpu, memory, audio, grafik dan lain-lain
Jadi, kita akan banyak temui jenis Kernel dengan kelebihan masing-masing di Android.

ROOT/ROOTING---
Rooting adalah proses untuk mendapatkan kontrol lebih kedalam system android, yaitu dari user biasa menjadi setingkat administrator kalau di windows.
Tujuan proses ini untukmembuka pembatasan yang dilakukan oleh pihak pabrikan agar dapat lebih melakukan operasi yang kita inginkan terhadap device yang kita miliki.
Dengan rooting kita mampu menghapus aplikasi yang tidak dibutuhkan , blocking iklan yang biasa muncul saat kita menggunakan aplikasi free di market.(dengan menginstall aplikasi lain tentunya)

UNROOTING---
Yaitu proses mengembalikan dari user administrator menjadi default manufacture.

FLASHING--
Dekat pengertiannya dengan proses installment atau Proses memasukkan firmware ke ponsel.
Berasal dari flash memori yaitu sejenis EEPROM yang mengizinkan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulis dalam satu operasi pemrograman. Istilah awamnya:bentuk dari chip memori yang dapat ditulis, tidak seperti chip memori akses acak/RAM, memori ini dapat menyimpan datanya tanpa membutuhkan penyediaan listrik. Memori ini biasanya digunakan dalam kartu memori, USB flash drive, pemutar MP3, kamera digital, dan telepon genggam.
Jadi Flashing artinya memasukan data ke EEPROM/memory ponsel, baik firmware, applikasi atau themes.

FOTA---
FOTA (Firmware On The Air)-Proses upgrade Firmware Melalui Handset tanpa perlu melibatkan proses sinkronisasi dengan Komputer

NANDROID BACKUP---
NANDROID BACKUP adalah proses backup firmware secara keseluruhan oleh custom recovery bernama CWM yang dibuat oleh koushikdutta, mengingat recovery bawaan dari samsung tidak dapat melakukannya..
Bagi penggila ROM baru, tools ini sangat dibutuhkan karena dapat mengembalikan tab jika ternyata terjadi kesalahan dalam proses flashing, dsb.
Yang dapat dibackup oleh recovery ini adalah file2 yang tersimpan di local disk, jadi kalau ada data download game tidak akan di backup, mengingat data game tersimpan di sdcard.

ODIN---
ODIN adalah tools yang digunakan untuk mendorong sebuah File Flashable(dapat di kenali oleh device) dan memaksanya berjalan di Handset dengan menimpa file yang sudah ada (delete and replace)
Hal-hal yang dapat dilakukan dengan ODIN:
Mengganti bootloader
Melakukan repartisi ulang
Mengganti file modem/phone
Mengganti file System/Firmware baik sebagian (hanya Recovery saja, Kernel, ataupun keseluruhan firmware.)

karena kemampuannya inilah tools ini banyak digunakan sebagai Cara cepat melakukan Flashing Firmware,
Dengan mengikuti petunjuk yang benar dan Penggunaan file yang tepat, Tools ini akan sangat berguna bagi opreker sejati.

KIES---
Program sinkronisasi samsung device dengan komputer untuk tujuan mengatur penyimpanan dan backup data seperti kontak, Pesan, Agenda, Bookmark, dsb..
Melakukan Upgrade Firmware secara resmi dengan cara melakukan sinkronisasi ke server Samsung.

BRICK---
Brick-Kondisi dimana Device android tidak dapat digunakan lagi, akibat kesalahan ketika flashing Firmware atau karena kerusakan fisik.

Tingkat Kerusakan yang terjadi digolongkan menjadi 3 yaitu
Soft brick=device dapat menyala, namun hanya sampai boot logo..(bootlop)
Coma Brick= device tidak dapat menyala sama sekali, ketika di isi, logo icon tidak muncul.(Namun jika diisi sampai full lalu ditekan tombol power lebih lama, device hidup lagi)
Hardbrick: device tidak menyala, atau proses charging terlihat, namun menu bootloader tidak dapat diakses. Jika kondisinya seperti ini harus dibawa ke Vendor Penyedianya karena butuh tools yang sesuai..

ADB---
ADB singkatan untuk “Android Debug Bridge”. ADB datang sebagai bagian dari standar SDK Android
Pada dasarnya, ADB menyediakan sebuah command yang memungkinkan kita untuk mendapatkan dan memanipulasi akses root melaui komputer.
Dengan kata lain ADB adalah sebuah medium yang membuat kita mampu mengakses Handset kita melalui komputer ketika sedang hidup/ON melalui koneksi USB dengan catatan "USB Debugging Mode" Dicentang..
ADB sudah termasuk dalam pakel installment KIES dari samsung, jadi dengan menginstall KIES ke komputer, maka anda sudah menginstall adb driver secara otoma

Terkait

Description: ISTILAH UMUM di ANDROID Rating: 4.5 Reviewer: Santosa Sparta ItemReviewed: ISTILAH UMUM di ANDROID
Al
Santosa Sparta Updated at: 00.30

0 komentar:

Poskan Komentar